AGENDA GALERI Global Inspirasi Kepanduan Mahasiswa Pelajar Pendidikan Prestasi Uncategorized

Putra Aceh Asal Langsa ini Presentasikan Rumoh Bahasa di Forum International

Dr. Iskandar AS MA alumni University of New England (UNE), Australia Staf Ahli wakil Ketua DPD RI, Pendiri Komunitas Rumah Bahasa

Dr. Iskandar AS MA alumni University of New England (UNE), Australia Staf Ahli wakil Ketua DPD RI, Pendiri Komunitas Rumah Bahasa

ACEHGEMILANG.COM, Aceh  sebuah daerah yang terletak di ujung Pulau Sumatera, daerah yang dikenal dengan 1001  pesona budaya dan adat istiadat serta sumber daya Alam yang melimpah ruah di negeri yang dijuluki dengan Serambi Mekkah  di Provinsi Paling ujung Indonesia ini.

Selain  sumber daya alam yang melimpah Aceh juga mempuyai kader kader Sumber Daya Manusia yang tidak dapat diragukan lagi kapasitasnya.

Satu pemuda asal Aceh yang dilahirkan dikota Langsa  kembali menoreh prestasi di  pentas international memperjuangkan potensi  akademik pelajar Aceh dalam kemampuan berbahasa yang di presentasikan di hadapan 10 negara perwakilan dunia di Bangkok, Thailand.

pendiri komunitas  Rumoh bahasa mengajak pemuda Aceh  untuk peduli bahasa asing dan menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari.

karena bahasa asing dalam era modern sekarang sangat dibutuhkan oleh pemuda Aceh saat ini. Ujar Iskandar, Minggu, (12/09/2016.)

kapasitas peluang kerja sangat berpengaruh dengan  skill bahasa asing yang dikuasai saat ini. ia berharap pemuda Aceh dapat termotivasi untuk giat belajar bahasa.

“Rumah Bahasa kami dirikan khusus untuk pemuda Aceh yang ingin belajar bahasa secara gratis untuk menunjang potensi akademik  yang berkualitas di Aceh dan mencerdaskan anak bangsa”

Iskandar menambahkan pihaknya beberapa waktu lalu  telah mempresentasikan rumah bahasa di forum international yang dihadiri 10 negara di Asia yang berpusat di Bangkok,Thailand pada juli lalu.

Dalam mempertemuan tersebut iskandar  membahas kesiapan pemuda Aceh mengambil peluang lewat kemampuan berbahasa Inggris. Data riset yang dikumpulkannya dari hampir dua ribu mahasiswa di salah satu universitas terkemuka di Aceh, menunjukkan bahwa,

kebanyakan pemuda Aceh masih belum mampu berbicara bahasa Inggris dengan lancar. “Data hasil tes TOEFL 1916 mahasiswa baru yang didapatkan dari universitas terkemuka di Aceh, ternyata yang mendapatkan nilai 500 hanya delapan orang;  53 orang mendapatkan nilai 450. Selebihnya, 1855 masih di bawah 450. Artinya hanya, 0,42% pemuda Aceh mampu berkomunikasi bahasa Inggris dengan lancar”,  ujar CEO Rumba.

Diakhir pertemuan Peserta forum internasional  sangat mengapresi kreatifitas sekumpulan pemuda Aceh yang telah membentuk ketempat institusi sosial ini dan mereka ingin datang ke Aceh untuk membantu sesuai dengan keahliannya. Para peserta forum internasional ini menyatakan akan ke Aceh untuk membantu pemantapan pemuda Aceh sesuai dengan kapasitas mereka masing-masing” tutup Iskandar.

Dr. Iskandar AS MA merupakan alumni University of New England (UNE), Australia. Dia menyelesaikan program studi S3 nya di universitas UNE Australia pada tahun 2015.

Bidang riset yang di gemari adalah metode dan pendekatan pengajaran bahasa asing, termasuk di dalamnya tentang penggunaan pendekatan  genre (genre approach) dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing dan juga pengajaran komunikatif (communicative language teaching) secara umum.

Sebelum dia menyelesaikan program S3 nya, Iskandar menyelesaikan program S2 di bidang ilmu bahasa terapan (applied linguistics) di Macquarie University, Sydney, Australia pada tahun 2007. Kemudian mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Universitas “Jantoeng Hate Rakyat Aceh”  Universitas Syiah Kuala.

dan telah menerbitkan sejumlah jurnal dan menulis buku tentang pengajaran bahasa Inggris bagi pemula. Saat ini Iskandar dipercaya  sebagai staf ahli Senator Fachrul Razi, M.IP, Wakil ketua DPD RI komite I. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Penulis

theleader

Tambahkan komentar

Klik di sini untuk memberi komentar

%d blogger menyukai ini: