Opini

Peranan Mahasiswa Sebagai Agent Perubahan

Peranan Mahasiswa Sebagai Agent Perubahan

oleh : Muhammad Fadhil

                                              

ACEH GEMILANG.COM | Berbicara masalah mahasiswa tentu berbicara tentang perubahan dalam permasalahan bangsa, yang mana dulunya mahasiswa dikenal sebagai sebuah kumpulan mahasiswa yang di kenal memiliki jiwa rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat dan mampu mengedepankan permasalahan masyarakat di  institusi pemerintah yang kinerja tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Sejarah pun menukirkan jiwa jiwa sosial yang di miliki oleh mahasiswa yang mampu merubah sistem masa orde baru menjadi reformasi yang pemimpin negaranya itu SOEHARTO nah semua itu siapa yang mengendalikan ? ya tentu mahasiswa. Di samping itu pun mahasiswa pun memiliki berbagai ilmu yang bisa di jadikan sebagai tonggak intelektual. Dengan ilmu yang di milikinya, mahasiswa sebenarnya mampu untuk menjadi tonggak penegak bangsa. Hal tersebut merupakan hal yang wajar, mengingat berbagai gelar yang di sandangkan kepadanya, yaitu sebagai perubahan ( agent of Change).

 Di indonesia saat ini sedang di hadapi dengan problematika yang sangat rumit di segala bidang ekonomi, pendidikan, sosial, moral dll. Misalnya permasalahan di dalam ekonomi salah satu nya masih banyak angka kemiskinan, korupsi merajalela, di lanjutkan lagi dalam bidang pendidikan seperti mahalnya biaya pendidikan , hanya pihak yang memiliki finansial lebih mampu mengenyam pendidikan hingga kursi perguruan tinggi, dan pada bidang sosial kriminalitas yang kerap terjadi di kalangan Manusia dll. Dan yang paling krusial lagi adalah demoralisasi yang terjadi di kalangan masyarakat baik di pejabat tinggi, mahasiswa, bahkan pelajar Smp dan SMA beserta SD mengalami krisis moral tsb.. sungguh dramatis dan miris sekali jika kita lihat sekarang di hampir semua layar kaca dan informasi lain yang menayangkan bagaimana krisis moral ini sudah menjalar dan di semua lapisan masyarakat dari para petinggi negara, para pemuda yang akan menjadi penerus bangsa nanti.

Nah, melihat kondisi yang terjadi di negeri ini sudah saatnya mahasiswa lah yang menjadi bibit-bibit pejuang selanjutnya Agent Of Change ( gerakan perubahan) di segala bidang sosial yang akan terus menjunjung tinggi keterbukaan dan transparasi dalam melaksanakan pemerintahan agar lebih mensejahterakan rakyatnya dan meminimalisir tingkat penyelewengan yang terjadi di tingkat aparatur negara.

Mahasiswa sebagai agent perubahan memiliki artian bahwasanya ia terbuka dengan segala perubahan yang terjadi di tengah masyarakat sekaligus menjadi subjek atau objek perubahan itu sendiri. Dengan kata lain mahasiswa adalah aktor dan sutradara dalam sebuah pagelaran bertitelkan perubahan.

Selain itu, mahasiswa pun diharapkan dan menjadi harapan untuk menjadi seorang pemimpin di masa depan yang memiliki akhlak mulia, intelektual berkemampuan dan tangguh.

Untuk itu penulis ingin memberikan sebuah alternatif Peran penting mahasiswa sebagai agen perubahan yaitu dengan cara perubahan pada diri sendiri, tidak mungkin kita akan melakukan sebuah perubahan kepada orang lain tanpa perubahan pada diri kita sendiri. Pastinya setelah mahasiswa itu melakukan perubahan pada dirinya tersendiri dimasa depan akan melahirkan para penerus bangsa yang bertanggung jawab terhadap permasalahan yang di hadapinya dan tidak akan mudah menerima dan mengambil sebuah keputusan tanpa kerelasian dirinya sendiri.

Peranan penting mahasiswa sebagai agent perubahan selanjutnya, diharuskan melek dan peduli di lingkungan, sehingga ia akan mudah menyadari segala permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Karena, bagaimanapun hanya mahasiswa yang sadar dengan keadaanlah yang mampu dan layak menyusung perubahan.

Peranan penting mahasiswa selanjutnya, mampu menjadi seorang pribadi yang produktif yang mampu memberikan kemashlahatan pada negara dan ummat Islam. Mahasiswa bukan lah kelompok pemuda dan akademisi intelektual yang memiliki nalar kritis saja. Mahasiswa secara ideal nya juga bukan mereka dengan wawasan keagamaan yang minim sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang ekstrim.(Nu Online)

Peranan penting mahasiswa selanjutnya,  metode mencari sebuah perubahan yang terjadi di era globalisasi harus di kedepankan. Karena kenapa ? jikalau negeri ini tidak memiliki mahasiswa yang mengetahui perubahan yang terjadi sekitar dengan secara cepat sungguh bangsa ini akan menghasilkan orang orang yang lambat terhadap ilmu pengetahuan teknologi yang baru.

Peranan penting mahasiswa selanjutnya, mahasiswa itu harus memiliki jiwa yang aktivis. Mengapa demikian? Karena dengan cara mahsiswa itu memiliki jiwa yang aktivis mahasiswa itu mampu melihat segala permasalahan dengan metode mencari yang ia harapkan, makanya mahasiswa itu sebagai mahasiswa sebegai agen perubahan harus memiiki jiwa yang aktivis. aktivis disini ialah bukan  seorang  yang menggerakkan sebuah lembaga atau organisasi. Akan tetapi aktivis disini ialah “mereka yang tidak hanya duduk manis di bangku kuliah dan sibuk dalam sekian deret teori, tugas, dan laporan, akan tetapi mereka juga mampu memposisikan diri sebagai orang yang bergerak secara positif sehingga bermanfaat bagi lingkungannya”. Yang penting aktivis itu harus seimbang antara studi dan gerakan. Sekali lagi, kita ini mahasiswa. Dan mengenai pengertian “ Seimbang” saya kembalikan ke teman-teman semua.

Untuk menjadi seorang mahasiswa yang ideal dan memiliki jiwa ke intelektual maka karakter seorang mahasiswa harus dibentuk sejak dini sampai ke jenjang tertinggi level formal pengajaran terakhir yang ada di perguruan tinggi. Pada saat inilah mahasiswa di didik untuk mengenal dinamika personal yang tinggi. Periode mahasiswa merupakan masa pembentukan propesionalisme keilmuan serta pencarian jati diri. Disini dapat membentuk watak independesi (hanief) bahkan juga jiwa yang pragmatis.

Jadi, seperti itulah peranan penting mahasiswa sebagai agent perubahan yang mampu penulis kondisi kan dengan suasana kehidupan pada saat ini. Mudahan kita sebagai mahasiswa mampu memaksimalkan antara Studi dan kepedulian sosial kita terhadap masyarakat sekitar. Kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan dengan demo atau turun kejalan saja. Melainkan dari pemikiran-pemikiran cemerlang mahasiswa, diskusi-diskusi, atau memberikan bantuan moril dan materil kepada masyarakat dan bangsa kita.

Muhammad Fadhil

Mahasiswa jurusan Hukum keluarga Islam Semester empat

IAIN Lhokseumawe

Alumni SPMA Lhokseumawe

About the author

theleader

Add Comment

Click here to post a comment