Opini

Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Sesalkan Pernyataan BNN

ACEHGEMILANG – Kasubdit I Masyarakat Pedesaan BNN Hendrajid Putut Wigdado Jangan Asal Ngomong Tentang aceh. Ini kata Pengurus Jaringan Aneuk syuhada Aceh.

Lidah lebih tajam dari pedang, mungkin butir pepatah ini cocok untuk pernyataan Hendrajid putut wigdado tentang pernyataannya yang menyinggung hati segenap masyarakat aceh. Seperti mengukir luka lama di hati masyarakat aceh yang pernah ada yaitu statmen ustad basalamah tetang hal yang sama yang akhirnya ustad tersebut menarik kembali pernyataannya. aceh sama dengan ganja, ganja sama dengan Aceh.

Murhalim  Pengurus Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) yang juga Ketua Senat Mahasiswa di Salah satu Perguruan tinggi Institute IAIN Lhokseumawe Menyesalkan atas statemen yang dikeluarkan Hendrajid putut wigdado tersebut yang mengatakan 90 persen masyarakat Aceh itu tidak bisa dipisahkan oleh Ganja, karena akar budayanya dia itu seperti akar Ganja nya juga, dia makan berobat itu dari situ”.Pertanyaan nya darimana data real yang di dapatkan Angka 90% bahwa masyarakat aceh tidak bisa terlepas dari ganja.

Namun tidak bisa kita pungkiri bahwa memang ada Masyarakat Aceh yang masih menanam Ganja akan tetapi tidak dengan Jumlah yang sangat Tinggi hingga 90% ,Kata murhalim

Terkait BNN ingin menggalakkan program Grand Design Alternative Development (GDAD). Yaitu program yang membuat petani Aceh tak menanam ganja lagi. Melainkan menanam bahan-bahan yang produktif dan juga legal.untuk mengurangi Angka kemiskinan dan pengangguran seperti dikatakan hendrajid putut wigdado itu sudah sangat bagus dan kita Apresiasi, Tapi kembali lagi jangan mengeluarkan pernyatan tanpa data yang akurat karena bisa menimbulkan opini negatif dan mengecewakan Masyarakat Aceh.

 BNN harus mengklarifikasi dan bertanggung jawab atas statemen yang telah dikeluarkan.tutup murhalim

About the author

mustakim mustakim

mustakim mustakim

Add Comment

Click here to post a comment