Opini

Terkait LGBT, Ini Kata Azhari Kabid Sosial SPMA Bireuen

ACEHGEMILANG.COM | OPINI – Pembahasan tentang kaum LGBT (Lesbian-Gay-Bioseksual-Transgender) kerap menuai pro dan kontra di tengah masyarakat hari ini  apalagi di aceh dengan tindakan kapolres aceh utara membuat dunia mengecam pelanggaran HAM pada sesama. Apalagi Dunia kini  sedang di gemparkan oleh isu golongan berdisorientasi seksual sesama jenis , sehingga mareka berusaha untuk meluruskan kesalahan persepsi manusia secara umum terhadapnya demi tujuan mereka.

Sampai saat ini mereka terus Berusaha untuk terus meminta hak dan kewajaran yang didapati oleh selain golongan mereka, inilah yang terjadi hari ini LGBT hadir dengan jelas  di depan mata, apakah kita diam atau ambil tindakan karena ini perlu peran kita semua. Hubungan lawan jenis wanita dan pria merupakan hal yang lumrah  terjadi sesuai dengan hukum dan sunnah nabi, akan tetapi bagaimana jadinya jika manusia sudah kehilangan kontrol dan menyimpang dari fitrah yang Allah SWT berikan, wanita mendatangi wanita dan pria mendatangi pria apakah ini wajar, maka ini merupakan sebuah perbuatan tercela yang harus di cegah mulai sekarang sebelum azab ALLAH SWT  turun.

Dalam Al-qur’an sebenarnya sudah membahas perbuatan ini dan menamakannya dengan perbuatan yang keji. Sebagai Muslim kita pasti tahu tentang bagaimana perbuatan kaum Nabi Luth as kala itu, yaitu kaum sodom yang mendatangi pasangan sejenisnya untuk memuaskan hasrat seksualnya, maka Allah azab mereka akibat dari perbuatan hina dan keji yang mereka lakukan.

Fenomena LGBT sendiri berkembang pesat di negara barat saat ini yang lagi  mengusung ideologi Sekularisme-Kapitalisme untuk menghancurkan islam , demi memisahkan agama dari kehidupan umat disebabkan oleh masa lalu mereka yang kelam karena penindasan atas nama agama sehingga hari ini bangkit kembali di dunia ini dengan permainan yang licik sehingga masyarakat harus berani dalam tindakan untuk keselamatan insan yang ternodai demi kemaslahatan umat pada jalan yang benar,oleh karena itu Efek dari doktrinisasi memang sangat membahayakan dalam pergaulan maka perlu control social oleh segenap elemen demi masa depan bangsa yang baik dan terarah.

Hari ini  sesuatu yang salah dapat dianggap suatu kebenaran dan begitu  juga sebaliknya suatu hal yang benar bisa di salahkan, pada hal kita umat islam ada pedoman hidup, yaitu  Alqur’an dan Hadist. Dan yang mirisnya lagi, umat Muslim pun tanpa sadar ikut-ikutan dalam mendukung dan mensupport atas nama kebebasan dan kesetaraan HAM, coba bayangkan apakah ini layak di dukung. sebenarnya harus di lawan dan di jauhkan, pernahkan para penggiat HAM menyuarakan korban konflik di aceh untuk mendapatkan keadilan pada hal mareka mengetahui betapa miris dan sadis rakyat aceh di bunuh didepan anak anaknya, di culik, di perkosa di hadapan keluarga apakah ini tidak melanggar HAM kemana kalian ???.

Hari ini kita harus sadar umat muslim sengaja dihancurkan oleh propaganda dan doktrinisasi yang terus menerus di gencarkan oleh Orientalis baik di aceh dan Indonesia sendiri banyak  dukungan dalam bentuk verbal dan tulisan yang dibuat oleh orang muslim sendiri demi mencari pepoliralitas dan jabatan sehingga Agama di gadaikan, sungguh miris maka kita semua sekarang harus introfeksi diri demi membawa perubahan dalam pergaulan yang benar agar selamat dunia akhirat.

Hari ini Umat islam harus  berbondong-bondong menyerukan kebaikan dan dukung gerakan pemerintah dalam membasmi LGBT baik di aceh dan indonesia,kalau tidak akan membuat kekacauan masal dan kekhawatiran bagi genarasi akan datang yang akan merusakan moral dan etika generasi penerus bangsa dan Negara di masa akan datang. Hari ini Para politikus, pemerinta, ulama , aktivis dan seluruh bangsa aceh harus bersatu dalam satu barisan untuk membawa aceh jaya kembali sehingga LGBT musnah di bumi serambi mekkah, umumunya indonesia ,oleh karena itu perlu peran para orang tua untuk terus mengawasi perkembangan anak-anaknya agar terhindar dari virus bahaya LGBT.

Semoga para generasi akan datang merupakan generasi cemerlang yang patuh pada hukum ALLAH SWT dan yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa  agar masa depan aceh kembali  jaya seperti masa sultan iskandar muda.

Penulis

Azhari Kabid Social SPMA BIREUEN

 

Tags