Anti Korupsi

Dimana Regenerasi, Dimana Kesalahan Korupsi ?

Dimana Regenerasi, Dimana Kesalahan Korupsi ?

                                                     *Amzar Ardiyansyah                                

Menciptakan sebuah produk yang baik itu penuh dengan tantangan yang terjal dan berliku tidak dapat dengan begitu mudah tentu dibalik itu semuanya adahasil yang berharga dan berkualitas degan berbagai serangkain rintangan, seperti itulah gambaran sekilas dimana kita menciptakan generasi yang anti korupsi tentunya kita harus mengetahui akar permasalahan atau penyebab dari korupsi ini untuk kita perbaiki sehingga regenerasi kedepanya agar lebih baik dimanatentunyaada beberapa hal yang menjadi catatan permasalahankorupsi selama ini.

Dimana yang pertama adalahjabatan karena hari ini jabatan yang semakin tinggi dan posisi jabatan yang sangat strategis maka akanada korupsi dimana sesuatu yang kita lakukan pada jabatan tersebut tentu ada kepentingan dan kebutuhan ini yang menjadi permasalahan sehinga dengan menyalahgunakan suatu jabatan tersebut yang telah diamanatkannya, dimana kepentingan itu untuk mitra kerja atau kolega dan dimana kebutuhanadalah bagi diri kita sendiri yang tidak pernah cukup dengan slalu ingin lebih dari yang lain.

Kedua adalah hukum seperti yang terdapat pada UUD 1945 pada Pasal 1 Ayat 3 Negara Indonesia adalah Negara Hukum, dimana hukum yang diterapkan saat ini kurang berdampak bagi para pelaku dalam artian tidak ada efek jera bagi yang korupsi. Jadikan hukum sebagai panglima tertingi yang telah diamanatkan pada UUD 1945 dalam menegakan keadilan, dan yang bersalah tetap salah harus dihukum setimpal dengan perbuatan yang dilakukanya khususnya bagi korupsi dimana  telah merugikan orang banyak dan Negara, dimanaharus ada efek jera bagi seorang yang melakukan korupsi baik secara moril dan finansial jagan sampai hukum dapat di otak atik karna dengan jabatan yang ada pada dirinya dengan mudahnya mendesain hukum untuk kepentingan diri sendiri tanpa efek bagi yang koruptor.

Ketiga yaitu iman setiap orang tentu memiliki dan kepercayaannya masing-masing tentu tidak dianjurkan dalam agama mengambil hak orang, pendidikan keagaamn harus benar-benar diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, hanya orang yang tidak takut dosa serta tidak memiliki iman yang kuat dia akan terjerumus kedalam pusaran korupsi, Maka dari itu generasi yang ada saat ini harus benar-benar mendapatkan pendidikan baik dan bermoral dalam pelajarannya, yang terpenting adalah generasi saat ini harus dapat me numbuhkan integritas pada diri sendiri dimana sifat kepercayaan dan jujur dalam perbuatan kehidupan sehari-hari jika itu sudah ditanam pada dirinya maka orangdisekitarnya akan menghormati dengan kejujurannya sehingga menjadi acuan bagi orang sekelilingnya bahkan publik.

Terakhir dan juga catatan penting adalah partai politik harus berperan banyak dalam pemberian arahan dan pembekelaan terhadap kader-kadernya terbaik, jangan sampai kadernya melakukan tindakan yang tidak terpuji yaitu korupsi tentunya ini sebuah kerugiaan bagi partai ketika kadernya mendapatkan amanah dari rakyat untuk menduduki suatu jabatan tertentu dipertengahan jalan tersandung kasus korupsi tentu ini menjadi citra buruk bagi partai politik kedepanya, ini harus benar-benar dibina terhadap kader-kader partai dan selektif dalam memilih kader untuk menduduki suatu jabatan tertentu.

Tentunya ini adalah pekerjaan yang membutuhkan perhatian kita semuanya baik lapisan masyarakat dan lapisan pemerintahandimana generasi yang akan datang harus benar-benar berintegritas sehingga untuk memberantas korupsi dapat dilakukan dan bahkan hilang sendirinya ini momentum yang baik. Pemerintah harus peka terhadap situasi saat ini dimana Negara yang sedang darurat korupsi, dapat kita melihat hari iniwacana seorang mantan koruptor boleh ikut pemilihan legislatif sunguh sangat disayangkan jika ini terjadi jelas-jelas koruptor adalah orang yang telah merugikan Negara.

Negara Indonesia adalah Negara yang besar dan dimana terdiri dari berbagai pulau-pulau tentunya masih banyak dinegara ini yang memiliki kepribadian yang baik dimana generasi sekarang ini berhak memegang tongkat kepemimpinan dan jabatan lainya sebagai regenerasi, harapan terbesar juga pada kita semuanya yaitupendidikan usia dini dapat menanamkan kejujuran dimana pendidikan yang bermoral dan berakhlak karna mereka aset bangsa kedepanya sebagai tongkat kepemimpinan dan pemerintahan yang ada diindonesia.

Seluruh aspek yang menjadi akar permasalahan korupsi telah kita ketahui tentunya dapat kita perbaikikedepanya dengan generasi yang berintegritas, generasi yang menolak korupsi, generasi yang benar-benar menjadikan hukum sebagai tombak didepan sehingga Indonesia tidak ada lagi orang-orang yang merugikan Negara.

About the author

mustakim mustakim

mustakim mustakim

Add Comment

Click here to post a comment